Buka Amaliyah Tadris, Warek III UNIA Prenduan Sampaikan Kunci Sukses Praktik Mengajar
Berita 1 menit baca

Buka Amaliyah Tadris, Warek III UNIA Prenduan Sampaikan Kunci Sukses Praktik Mengajar

Admin Ma'had Al-Jami'ah UNIA

PRENDUAN — Ma’had Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan resmi memulai rangkaian kegiatan Amaliyah Tadris bagi mahasantri semester akhir (Niha'ie). Kegiatan tersebut dilangsungkan di Gedung Rektorat Lantai III, Jumat (9/10).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pengasuh UNIA Prenduan, KH. Moh. Fikri Husain, M.A., Wakil Rektor III UNIA Prenduan, Drs. H. Fathie Thahir Zulkarnain, M.Pd., Mudir Ma’had Lil Banat, Drs. Ach. Nurholis Majid, M.Pd., serta jajaran fungsionaris ma’had dan para asatidz pengabdian.

Kegiatan Amaliyah Tadris secara khusus dilaksanakan untuk mematangkan kesiapan mental dan penguasaan metode pengajaran (thariqah at-tadris) para mahasantri. Melalui praktik ini, mahasantri dibekali untuk memiliki kecakapan mentransfer ilmu yang mumpuni sebelum kelak terjun langsung dalam masa pengabdian kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Wakil Rektor III menegaskan bahwa mahasantri tidak hanya dilatih untuk mengajar, tetapi juga dibentuk menjadi figur teladan yang tangguh. Beliau berpesan bahwa dalam kegiatan ini, mahasantri diharapkan bisa menjalankan multiperan, yakni sebagai seorang pengajar sekaligus mundhirul qoum.

Beliau menyampaikan kunci sukses dalam melaksanakan kegiatan Amaliyah Tadris yang kerap menjadi tantangan terbesar bagi mahasantri tingkat akhir. "Dalam program Amaliyah Tadris, sebenarnya hanya ada tiga hal yang harus dikuasai: menguasai materi, penguasaan metode, dan penguasaan kelas," ungkap beliau.

Rangkaian Amaliyah Tadris ini diagendakan bergulir secara bertahap dan sistematis. Tahapan tersebut diawali dengan masa pembekalan pada 9 hingga 10 Oktober 2026. Setelah itu, mahasantri akan memasuki masa penyusunan I’dad Tadris atau rencana pelaksanaan pembelajaran pada 11-14 Oktober. Agenda kemudian dilanjutkan dengan praktik percontohan Amaliyah Tadris An-Namudajiyah pada 15 Oktober, dan rangkaian ini kemudian diakhiri dengan puncak pelaksanaan praktik Amaliyah Tadris Al-Ikhtibariyah pada 1 hingga 5 November 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti seluruh mahasantri niha’ie dengan saksama. Momentum ini menjadi penanda dimulainya rangkaian Amaliyah Tadris di lingkungan Ma'had Universitas Al-Amien Prenduan, sekaligus pengingat bahwa kesiapan mental, penguasaan metode, dan peran sebagai teladan merupakan fondasi penting untuk membawa dampak sosial positif serta kemanfaatan nyata pada masyarakat. (Ifa/UNIA)

Apakah artikel ini bermanfaat?

Bagikan Artikel

Komentar (0)

Minimal 2 karakter 0/1000

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!