Gelar UNIA Bersholawat, Ma'had UNIA Prenduan Rajut Mahabbah dan Bangun Karakter Santri
Berita 1 menit baca

Gelar UNIA Bersholawat, Ma'had UNIA Prenduan Rajut Mahabbah dan Bangun Karakter Santri

Admin Ma'had Al-Jami'ah UNIA

PRENDUAN — Ma’had UNIA Prenduan menggelar acara UNIA Bersholawat dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertajuk “Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai Momentum  Membangun Karakter Santri yang Berilmu, Berakhlak, dan Berdedikasi” di halaman belakang gedung Rektorat, (28/8/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai keteladanan Rasulullah SAW sekaligus membangun karakter santri yang berilmu, berakhlak, dan berdedikasi.

Acara tersebut dihadiri oleh Pengasuh UNIA Prenduan, KH. Moh Fikri Husain, M.A., Mudir ‘Aam, KH. Dr. Muhammad Basthami Tibyan, M.Pd.I., dan Wakil Rektor III, KH. Drs. Fathie Thahir Zulkarnain, M.Pd. Turut hadir pula jajaran Mudir Ma'had, Naib dan Naibah, koordinator bidang, Asatidz dan Ustadzaat Pengabdian, serta seluruh Mahasantri Ma’had UNIA Prenduan.

Mudir ‘Aam, KH. Muhammad Basthami Tibyan, memimpin pembacaan tawassul sebagai pembuka rangkaian acara. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Pengasuh UNIA Prenduan, KH. Moh Fikri Husain.

Dalam sambutannya, KH. Fikri Husain menekankan makna terdalam dari tawassul, yakni sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan atas andil besar para pendahulu.

"Allah SWT mengingatkan kita bahwa kita diciptakan dari sosok pertama yaitu Nabi Adam. Makanya ketika kita tawassul, jangan lupa Nabi Adam dan para nabi lainnya, serta para malaikat. Karena semuanya benar-benar punya andil. Tanpa mereka, kita tidak ada apa-apanya," ungkap pengasuh.

Selain kepada para utusan Allah, beliau menegaskan bahwa penghormatan juga harus diberikan kepada para perintis lembaga. Generasi saat ini merupakan penerus yang wajib senantiasa mengenang dan mendoakan para pendiri UNIA yang telah mendahului.

Menyempurnakan pesan tersebut, pengasuh mengingatkan bahwa ilmu yang dituntut harus senantiasa diiringi dengan adab dan akhlakul karimah. Beliau merujuk pada tujuan utama diutusnya Nabi Muhammad SAW ke muka bumi yaitu sebagai penyempurna akhlak umat manusia. Sejalan dengan hal tersebut, Pengasuh juga secara khusus mengajak seluruh mahasantri untuk senantiasa menjaga dan menerapkan akhlak dalam setiap aspek kehidupan.

"Rasulullah bersabda, إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ . Oleh karenanya mari, jaga akhlak kepada Allah SWT, akhlak kepada Rasulullah, akhlak kepada malaikat-Nya, akhlak kepada diri sendiri, serta akhlak kepada semua ciptaan Allah,” pesan beliau.

Usai penyampaian sambutan, acara dilanjutkan dengan lantunan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW bersama Majelis Sholawat Ar-Raudhah MTA Al-Amien Prenduan yang diikuti oleh seluruh mahasantri. Peringatan ini diharapkan tidak sebatas seremonial, tetapi mampu meningkatkan mahabbah mahasantri kepada Rasulullah sebagai bekal spiritual di lingkungan ma'had.



 

Apakah artikel ini bermanfaat?

Bagikan Artikel

Komentar (0)

Minimal 2 karakter 0/1000

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!