Pembacaan Tengko Ma’had, Mudir Ma'had UNIA Prenduan Sampaikan Empat Pilar Kehidupan Bermasyarakat
Berita 1 menit baca

Pembacaan Tengko Ma’had, Mudir Ma'had UNIA Prenduan Sampaikan Empat Pilar Kehidupan Bermasyarakat

Admin Ma'had Al-Jami'ah UNIA

PRENDUAN — Ma'had Putri Universitas Al-Amien Prenduan menggelar acara rutin pasca liburan berupa Pembacaan Tengko (Teng Komando) di Musholla Putri Ma'had UNIA, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah penyegaran sekaligus pengingat kembali mengenai tata tertib pesantren demi mengembalikan ritme kedisiplinan mahasantri dalam mengawal proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan aktivitas kepesantrenan yang telah kembali berjalan.

Pembacaan tengko ini digelar terpisah antara putra dan putri. Di Ma'had Putri, acara yang diikuti oleh seluruh mahasantri putri intensif ini diawali dengan pengantar dan arahan langsung dari Mudir Ma’had Lil Banat, KH. Lukman Hakim, Lc.

Dalam arahannya, KH. Lukman Hakim menekankan pentingnya mengamalkan ilmu dan menjaga kebiasaan hidup tertib selama di pesantren. "Jika kita menerapkan ilmu, maka Allah juga akan menambah ilmu," pesan beliau kepada para mahasantri.

Beliau juga mengingatkan bahwa kedisiplinan di ma'had adalah sarana latihan sebelum terjun ke masyarakat luas. "Tengko itu proses pembiasaan. Dan pesantren itu miniatur dari kehidupan bermasyarakat," jelasnya, sembari mengutip ungkapan "صُورَةٌ حَقِيْقِيَّةٌ فِي الْحَيَاةِ الْمُجْتَمَعِيَّةِ" yang bermakna gambaran nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Lebih lanjut, Mudir Ma'had Lil Banat menjabarkan empat pilar muamalah dalam bermasyarakat yang harus selalu dijaga oleh para santri. Pertama, "المُعَامَلَةُ مَعَ اللهِ وَرَسُوْلِهِ" (al-mu'âmalah ma'allâh wa rasûlih), maknanya adalah menjaga interaksi dengan Allah dan Rasul-Nya. Kedua, "المُعَامَلَةُ مَعَ النَّاسِ" (al-mu'âmalah ma'an-nâs), yakni interaksi yang baik dengan sesama manusia.

Ketiga, "المُعَامَلَةُ مَعَ البِيْئَةِ" (al-mu'âmalah ma'al-bî'ah), yang berarti peduli terhadap lingkungan sekitar. Serta keempat, "المُعَامَلَةُ مَعَ النَّفْسِ" (al-mu'âmalah ma'an-nafs), yang bermakna interaksi dan pengenalan terhadap diri sendiri.

Usai penyampaian arahan tersebut, agenda langsung dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib ma'had yang diwakili oleh jajaran ustadzah dari DKM Kesantrian, Mahkamah, dan DKM Rayon.

Kegiatan Pembacaan Tengko ini berlangsung khidmat dan diikuti seluruh mahasantri putri intensif. Acara tersebut menjadi penanda aktifnya kembali rutinitas kepesantrenan di Ma'had Putri Universitas Al-Amien Prenduan, sekaligus pengingat bahwa kesadaran dan kedisiplinan terhadap tata tertib merupakan fondasi penting untuk menciptakan suasana kepesantrenan yang tertib dan penuh keberkahan. (Ifa/UNIA)

Apakah artikel ini bermanfaat?

Bagikan Artikel

Komentar (0)

Minimal 2 karakter 0/1000

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!