Pembukaan Akademik Semester Ganjil 2026-2027, Mudir 'Aam UNIA Prenduan Sampaikan Pesan Keseimbangan Ilmu, Adab, dan Keterampilan.
Berita 1 menit baca

Pembukaan Akademik Semester Ganjil 2026-2027, Mudir 'Aam UNIA Prenduan Sampaikan Pesan Keseimbangan Ilmu, Adab, dan Keterampilan.

Admin Ma'had Al-Jami'ah UNIA

PRENDUAN — Ma’had Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan resmi memulai kegiatan akademik Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026-2027 pada Sabtu (25/7/2026). Digelar di Gedung Rektorat Lantai III, kegiatan ini menjadi titik tolak bagi para mahasantri untuk memacu produktivitas sekaligus kembali patuh pada kedisiplinan pesantren pascaliburan.

Acara pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Pengasuh UNIA Prenduan, KH. Moh. Fikri Husein, M.A., beserta jajaran pimpinan ma'had. Turut hadir Mudir ‘Aam KH. Dr. Muhammad Basthami Tibyan, M.Pd., Mudir Ma’had Lil Banin Dr. Ach. Nurholis Majid, M.Pd., Mudir Ma’had Lil Banat KH. Lukman Hakim, Lc., serta para asatidz dan ustadzaat.

Rangkaian acara kemudian diisi dengan penyampaian isyadat oleh Mudir ‘Aam Ma’had UNIA, KH. Dr. Muhammad Basthami Tibyan, sekaligus membuka secara resmi dengan pembacaan surah Al-Fatihah. Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa momen kembalinya mahasantri ke kampus merupakan penanda berlakunya kembali kehidupan disiplin ala pesantren secara utuh.

"Pembukaan ini menandai dimulainya kembali aktivitas kepondokan. Artinya, begitu kalian menginjakkan kaki di pondok, seluruh aturan pesantren langsung berlaku," tegas Mudir 'Aam di hadapan para mahasantri.

Lebih lanjut, orientasi pendidikan di pesantren, menurut beliau tidak boleh hanya terpaku pada pencapaian akademik, tetapi juga harus selaras dengan keunggulan akhlak dan keterampilan.

"Intinya, persiapkan mental dan hati untuk beraktivitas di pondok ini. Sebagaimana pesan dalam Mars UNIA, kita harus siap menjadi khalifah Allah," ungkap beliau.

Beliau lantas memberikan penekanan kuat di akhir arahannya. "Jangan sampai menjadi orang yang miskin ilmu, miskin adab, apalagi miskin keterampilan. Kalian harus menjadi pribadi yang kaya akan ketiganya," imbuhnya.

Sebagai bentuk apresiasi, dalam acara pembukaan ini turut dibacakan Surat Keputusan (SK) Jurnal Liburan Akhir Semester Genap Terbaik. Untuk Mahasantri Putra, penghargaan diraih oleh tiga mahasantri semester tiga, yakni Ahmad Alif Arrafie (Sumatra Selatan), Muhammad Damar Hamdi (Sumatra Selatan), dan Perdiyansyah (Palembang).

Sementara itu, dari Mahasantri Putri, predikat serupa diberikan kepada tiga mahasantriwati yang juga duduk di semester tiga, yakni Ainatun Nazihah (Sampang), Shinta Aurora (Pamekasan), dan Ajeng Ifrohatin Nayyaf (Sumenep).

Kegiatan pembukaan ini dinilai sangat efektif untuk mengembalikan ritme belajar dan memotivasi para mahasantri. Momentum tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen awal Ma’had UNIA Prenduan dalam mencetak ulama intelek berkeadaban dalam skala global. (Ifa/UNIA)

Apakah artikel ini bermanfaat?

Bagikan Artikel

Komentar (0)

Minimal 2 karakter 0/1000

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!